MERANGIN, Transatu.id -- Adanya penolakan Pasar malam rencana di RT 03 Desa Beluran Pannjang Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi.
Malah ditantang Kades Beluran Panjang Lukman untuk mencatat siapa ekonomi masyarakat yang tergantung kehadiran pasar malam.
Hal itu disampaikan Kades Beluran Panjang Lukman saat dikonfirmasi awak media malah mengatakan hoax sampai saat ini belum ada pasar malam.
"Sayang dindo berita tu hoak, rasonyo dado pulak sampai kini tu pasa malam, saran kalau ado pun sudah melalui survei dan kesepakatan petugas rt setempat,"jelas Kades Beluran Panjang Lukman.
Terkait ekonomi masyarakat atas laporan masyarakat RT Biasolah nak maleh kerjo ba na macet nah mbuh mencahi aman.
"Kalau ekonomi masyarakat atas laporan RT biasolah, nang maleh kerjo bae nan mcet na mbuh mancahi aman alhammdulillah ado lah rezki,"terusnya.
Kades pun menanyakan siapo sumber dapat berita itu, tolong catat warga yang ekonomi susah kita upayakan bantuan.
"Saran lagi kepado siapo yg dindo dapat sumber berita tu tolong catat warga yang ekonominya susah bulih kito upayokan bantuan, mano tau kito bagih solusi, karna pemdes jugo bertanggung jawab terhadap permasalahan yg dihadapi warganyo," tutupnya.
Reporter Kholil King
Siap-Siap Bagi Warga Beluran Panjang Protes Pasar Malam Bakal Dapat bantu Dari Pemdes
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Takmir Masjid Asy-Syuhada Laporkan Oknum Jukir Ke Polres Pamekasan, Ini Penyebabnya
Pasca Dilantik 20 Febuari 2025, Catatan Penting Bupati Merangin 100 Hari Kerja Sampai Menyebutkan Kelompok Sakit Hati
Gebyar Tari Barong Meriahkan Festival Cokelat Glenmore Banyuwangi