Langkah pertama difokuskan pada penegakan hukum lintas instansi. Pemerintah daerah akan bersinergi erat dengan aparat penegak hukum dari TNI dan Polri untuk memperketat ruang gerak para pelaku penambangan ilegal.

 

Sinergi ini diwujudkan melalui pengawasan ketat dan patroli berkala di titik-titik rawan kawasan Geopark.

 

Selain memantau lapangan secara rutin, tim gabungan juga siap mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi hukum tanpa pandang bulu, baik kepada para pekerja di lapangan maupun para pemodal yang menjadi aktor intelektual di balik aktivitas PETI tersebut.

 

Di sisi lain, Pemkab Merangin juga mengedepankan pendekatan edukatif dan sosialisasi secara persuasif guna membangun kesadaran kolektif masyarakat.

Melalui langkah ini, pemerintah memberikan pemahaman yang mendalam mengenai dampak jangka panjang kerusakan lingkungan akibat penggunaan zat kimia berbahaya seperti merkuri.

 

Penggunaan bahan kimia ini dinilai sangat fatal karena tidak hanya meracuni ekosistem air, tetapi juga berpotensi merusak situs fosil purba yang menjadi aset tak ternilai di kawasan Geopark.