Menurut Mazlan, pada akhir tahun ini akan dilakukan pemeliharaan melalui pola swakelola dengan memanfaatkan alat berat milik Dinas PUPR Provinsi Jambi. 

 

Selain itu, telah disiapkan anggaran sekitar Rp900 juta untuk pembangunan rigid beton dengan titik awal pekerjaan dari Simpang Betung yang insha Allah akan segera dikerjakan.

 

Mazlan juga membantah isu yang menyebut anggaran Jalan Simpang Betung–Pintas dialihkan ke Jalan Padang Lamo.

 

"Itu tidak benar. Anggaran untuk penanganan Jalan Simpang Betung–Pintas tetap ada sesuai perencanaannya," tegas anggota DPRD Provinsi Jambi dari Daerah Pemilihan Bungo–Tebo tersebut.

 

Terkait permohonan masyarakat, Mazlan memastikan Komisi III akan segera menjadwalkan RDP setelah pembahasan KUA-PPAS selesai, dengan menghadirkan seluruh pihak terkait agar diperoleh solusi yang konkret.