Berbeda dari yang Sebelumnya, Begini Proses dan Target DPL UKM PI dan Riset IAIN Madura
Kamis, 1 Januari 1970 | 07:00 WIB
Foto: Dokumentasi Transtu.id
Transatu, Pamekasan- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pengembangan Intelektual dan Riset (PI & Riset) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura telah sukses menyelenggarakan Diklat Penalaran Lanjutan (DPL) 2024. Acara yang berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu, 5-7 Agustus 2024, mengangkat tema "Peran Mahasiswa dalam Melestarikan Basic Local Wisdom Pamekasan di Era 5.0".
Diklat ini diikuti oleh 28 mahasiswa yang telah menyelesaikan Diklat Penalaran Dasar (DPD). Kegiatan dibuka di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Madura sebelum dilanjutkan dengan kegiatan lapangan di sejumlah lokasi ikonik, seperti Api Tak Kunjung Padam, Pantai Pesisir Brenta, Desa Klampar (Desa Batik), dan Lompung. Penutupan acara dilakukan di Pantai The Legend, Padelegan, Pamekasan.
Mas’odi, Ketua Umum UKM PI & Riset, mengatakan bahwa tujuan diadakannya diklat ini adalah untuk mengasah ketekunan dan konsistensi peserta dalam kepenulisan, serta mempersiapkan mereka untuk menjaga kearifan lokal saat terjun ke masyarakat. "DPL ini dirancang agar peserta dapat menulis dengan tekun dan konsisten, serta untuk memastikan kualitas riset mereka terjaga. Selain itu, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menjaga kearifan lokal saat mereka berinteraksi dengan masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat menjadi solusi, bukan hanya provokator, agar desa-desa bisa dikenal karena pelestarian kearifan lokal mereka," jelasnya.
Bapak Suswantoro Sebagai pembina UKM PI & Riset juga menyampaikan harapannya dalam diadakannya Diklat Penalaran Lanjutan DPL ini.
"Sebagai pembina UKM PI, saya berharap kegiatan Diklat Penalaran Lanjutan ini, tidak hanya sekedar acara seremonial semata yang dilaksanakan setiap tahun oleh pengurus UKM PI. Akan tetapi, kegiatan ini sudah seharusnya menajdi bagian dari searangkaian proses dari peserta DPL dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis yang lebih tajam, tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapakan bisa meningkatkan pemahaman terhadap bagaimana melakukan analisis sosial yang endingnya tidak hnaya melahirkan seorang pemikir tapi juga dilengkapi dengan karya ilmiah baik berupa artikel, buku, ataupun tulisan-tulisan ilmiah lainnya yang dimuat di media cetak ataupun media elektronik yang bisa dibaca oleh ribuan orang. Terakhir, Semoga melalui diklat ini, para peserta isa menjadi insan akademik yang lebih sistematis dalam berfikir , lebih kritis dalam berkarya, serta mampu bekerja sama dengan efektif dalam tim untuk mencapai tujuan Bersama di UKM PI." Tuturnya.
Bapak Mustajab Manshur selaku pendiri UKM PI & Riset berharap agar UKM PI bisa menunjukkan dari tupoksinya setelah selesainya DPL ini dan bisa menciptakan inovasi baru yang lebih daripada kepemimpinan sebelumnya. Selain itu, beliau juga mewanti wanti kepada seluruh peserta DPL agar selalu bersemangat dalam mengikuti Diklat Penalaran Lanjutan (DPL) yang berlangsung selama tiga hari.
"Harapan saya ketika sudah sukses melaksanakan Diklat Penalaran Lanjutan (DPL) UKM PI bisa menunjukkan taringnya dan tugasnya sebagai mahasiswa intelektual, berpikir kritis, serta bisa menempati pojok-pojok kosong untuk berdiskusi. Tetap semangat kedepannya dan semoga kita diberi kekuatan untuk selalu berpikir demi kemaslahatan bangsa."
Sementara itu, Ketua Panitia Fadal Habibi mengungkapkan bahwa pemilihan tema dalam kegiatan ini didasarkan pada pentingnya peran mahasiswa dalam melestarikan kearifan lokal Pamekasan. "Pemilihan tema ini melalui berbagai pertimbangan dan musyawarah. Peran mahasiswa dalam melestarikan kearifan lokal dan memperindah wisata Pamekasan menjadi fokus utama kami," tuturnya.
Linda Safitri, salah satu peserta DPL, turut berbagi pengalamannya. Menurutnya, mengikuti diklat ini adalah pengalaman yang menyenangkan dan penuh tantangan. "Ikut serta dalam UKM PI & Riset sangat menyenangkan dan menantang. Kami diperkenalkan dengan berbagai hal menarik seperti menulis berdasarkan survei lapangan. Diklat ini memberikan pengalaman belajar sekaligus jalan-jalan," ungkap Linda.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, UKM PI & Riset IAIN Madura diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam memajukan intelektual dan riset mahasiswa, serta menjaga warisan budaya dan kearifan lokal Pamekasan di era digital ini.
