Pada musim hujan, genangan air menutupi lubang-lubang tersebut sehingga menyulitkan pengendara mengenali kondisi badan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

 

Kondisi ini turut menghambat mobilitas kendaraan pengangkut hasil perkebunan, khususnya kelapa sawit, yang kerap kesulitan melintas. Sementara pada musim kemarau, debu tebal mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan yang melintas setiap hari.

 

Melalui kontribusi PetroChina ini, kondisi jalan yang sebelumnya menjadi kendala utama masyarakat kini telah berubah menjadi akses yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.

 

Lurah Pandan Jaya, Firdaus, S.E., menyampaikan apresiasinya atas kontribusi PetroChina dalam pembangunan jalan rigid beton tersebut, yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan pusat pemerintahan Kecamatan Geragai, sekaligus menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

 

"Kami bersyukur pembangunan jalan ini dapat terlaksana. Jalan ini merupakan akses utama masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga setiap hari," ujarnya.