Salah seorang warga, Sutrisno, turut menyampaikan bahwa kerusakan jalan yang terjadi selama ini menjadi kendala utama bagi masyarakat, terutama petani yang mengandalkan akses tersebut untuk mengangkut hasil panen.

 

"Dulu lubangnya besar-besar. Kalau hujan air menggenang sampai sulit diketahui mana lubang dan mana badan jalan. Mobil pengangkut sawit harus berjalan pelan, bahkan kadang kesulitan melintas. Saat kemarau, debunya juga sangat tebal. Sekarang masyarakat senang karena jalannya sudah dibeton sehingga lebih aman dan nyaman dilalui," ungkapnya.

 

Camat Geragai, Iduar Aidi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd. yang telah berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur daerah, di tengah keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah.

 

Ia menegaskan bahwa kolaborasi dan kontribusi PetroChina sebagai mitra dunia usaha memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan daerah Tanjung Jabung Timur, khususnya di bidang infrastruktur yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat.

 

"Program seperti ini sangat membantu pemerintah daerah. Kami berharap pembangunan jalan dapat terus dilanjutkan secara bertahap sehingga akses di wilayah Geragai semakin baik dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat," katanya.